Search
Tuesday 23 July 2019
  • :
  • :

Mungkinkah Orang Baik Mendapatkan Pasangan Buruk?

Bismillah… Ustad…ana mau Tanya. Apakah bnr utk mndaptkan suami yg sholeh dan istimewa,qt hrs mnjd sholihah dan istimewa juga. Hamba Allah

Jawab: Bismillah wal hamdu lillah wash sholatu was salaamu ‘ala Rasulillah. Orang yang baik akan cenderung kepada orang yang baik. Demikian pula orang yang buruk akan cenderung kepada orang yang buruk. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

وَكَذَلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُون (الأنعام: 129)

“Dan demikianlah, Kami jadikan sebagian orang-orang zhalim berteman dengan sesamanya, sesuai dengan apa yang mereka kerjakan” (QS. Al-An’am: 129)

Disebutkan di dalam Tafsir Ath-thobari bahwa Allah menjadikan manusia di dalam berloyalitas kepada manusia yang lainnya sesuai dengan amalannya. Orang mukmin akan menunjukkan loyalnya kepada orang mukmin kapan saja, di mana saja dan bagaimanapun keadaannya. Demikian pula orang kafir akan menunjukkan loyalnya kepada orang kafir kapan saja, di mana saja dan bagaimanapun keadannya. Iman bukanlah dengan angan-angan dan bukan juga dengan bermanis-manisan (lipstick)
Jelaslah, orang baik tidak mungkin memiliki kecenderungan kepada orang yang buruk dan sebaliknya.

Orang baik selain memiliki kecenderungan kepada sesama orang yang baik, dia juga memiliki kecenderungan kepada ucapan-ucapan, keputusan-keputusan, perbuatan-perbuatan dan tindakan-tindakan yang baik. Oleh karena itu Allah membantah tuduhan keji orang-orang munafik yang ditujukan kepada Aisyah radhiyallahu ‘anha di dalam firman-Nya,

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ أُولَئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ (النور:26)

“Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji. Laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji. Sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik. Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rizki yang mulia” (QS. An-Nur:26)

Disebutkan di dalam Tafsir Ath-Thobari,
عن عطاء، قال: الطيبات للطيبين، والطيبون للطيبات، قال: الطيبات من القول للطيبين من الناس، والطيبون من الناس للطيبات من القول، والخبيثات من القول للخبيثين من الناس، والخبيثون من الناس للخبيثات من القول.

“Dari ‘Atho, dia berkata: الطيبات للطيبين، والطيبون للطيبات, ucapan-ucapan yang baik untuk manusia-manusia yang baik. Manusia-manusia yang baik (menjadi sasaran) ucapan- ucapan yang baik. Sedangkan ucapan-ucapan yang buruk untuk manusia-manusia yang buruk dan manusia-manusia yang buruk (menjadi sasaran) ucapan-ucapan yang buruk”

Masih di dalam Tafsir Ath-Thobari, tentang ayat ini, ada juga yang mentafsirkan:

وقال آخرون: بل معنى ذلك: الخبيثات من النساء للخبيثين من الرجال، والخبيثون من الرجال للخبيثات من النساء.

“Ulama-ulama lainnnya mengatakan: perempuan-perempuan yang buruk untuk laki-laki yang buruk, dan laki-laki yang buruk untuk perempuan-perempuan yang buruk”.

Lalu, bagaimanakah jika ada seseorang mendapatkan pasangan yang buruk. Seorang suami baik dapat istri buruk atau seorang istri baik dapat suami buruk?

Jawabannya adalah: Kemungkinan terbesar:
a. Seseorang tersebut dijodohkan oleh keluarganya, jadi bukan berdasarkan pilihannya sendiri.
b. Seseorang tersebut tidak mengetahui dari awal bahwa pasangannya adalah orang buruk
c. Seseorang tersebut mengetahui bahwa calon pasanggannya adalah orang buruk, tetapi dia memiliki pandangan untuk memperbaikinya.

Kita tegaskan, orang baik itu akan cenderung kepada orang baik pula. _ Allahu A’lam_
Silahkan share, semoga bermanfaat

Marilah menjadi donatur YNF,
Bank Syariah Mandiri norek 7036976009 an. Yayasan Nidaul Fithrah. Konfirmasi: 081 331 232 795. Barakallahu fikum
Kunjungi website kami www.nidaulfithrah.com

🖊 Muhammad Nur Yasin, Ketua Yayasan Nidaul Fithrah (YNF) Surabaya