Search
Thursday 23 November 2017
  • :
  • :

Dia yang Telah Menamaimu Muslim….

Ustadz Aan Chandra Thalib, حفظه الله تعالى

Pagi tadi dalam sebuah meme saya membaca pernyataan dari seorang yang sangat ditokohkan di indonesia. Katanya, “Dizaman fitnah ini tidak cukup seseorang itu dikatakan aqidahnya benar jika dia hanya menyebut dirinya sebagai seorang muslim saja. Seseorang yang beraqidah benar adalah seorang MUSLIM, SUNNI, ASY’ ARY, SHUFI DAN BERMADZHAB.

Yang jadi pertanyaan saya adalah ketika Allah azza wa jalla menyakatan bahwa Agama-Nya telah sempurna. Pada saat itu para Sahabat bermazhab apa..? Apakah mereka sufi..? Asy’ Ary..? Atau hanya seorang muslim saja…?

Mari kita renungkan firman Allah berikut ini:

هُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَذَا لِيَكُونَ الرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ فَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَاعْتَصِمُوا بِاللَّهِ هُوَ مَوْلاكُمْ فَنِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ

“Dia telah memilih kalian dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kalian dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang Muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al-Qur`an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas diri kalian dan supaya kalian semua menjadi saksi atas segenap manusia.” [Al-Hajj: 78]

Iya, ” Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang Muslim dari dahulu”.

Maha benar Allah dengan segala firmannya.

Madinah 15-06-1436 H

Ustadz Aan Chandra Thalib, حفظه الله تعالى

Pagi tadi dalam sebuah meme saya membaca pernyataan dari seorang yang sangat ditokohkan di indonesia. Katanya, “Dizaman fitnah ini tidak cukup seseorang itu dikatakan aqidahnya benar jika dia hanya menyebut dirinya sebagai seorang muslim saja. Seseorang yang beraqidah benar adalah seorang MUSLIM, SUNNI, ASY’ ARY, SHUFI DAN BERMADZHAB.

Yang jadi pertanyaan saya adalah ketika Allah azza wa jalla menyakatan bahwa Agama-Nya telah sempurna. Pada saat itu para Sahabat bermazhab apa..? Apakah mereka sufi..? Asy’ Ary..? Atau hanya seorang muslim saja…?

Mari kita renungkan firman Allah berikut ini:

هُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَذَا لِيَكُونَ الرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ فَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَاعْتَصِمُوا بِاللَّهِ هُوَ مَوْلاكُمْ فَنِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ

“Dia telah memilih kalian dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kalian dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang Muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al-Qur`an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas diri kalian dan supaya kalian semua menjadi saksi atas segenap manusia.” [Al-Hajj: 78]

Iya, ” Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang Muslim dari dahulu”.

Maha benar Allah dengan segala firmannya.

Madinah 15-06-1436 H